Minggu, 08 Februari 2015

Ukuran Karbon Aktif

Ukuran Karbon Aktif - Karbon aktif sangatlah banyak manfaatnya.  kami akan menuliskan beberapa manfaat karbon aktif dengan jenis/mesh yang di rekomendasikan.


Ukuran Karbon aktif 

Berikut adalah ukuran karbon aktif untuk keperluan:

  • Industri obat dan makanan. Bermanfaat untuk menyaring, menghilangkan bau dan rasa. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 8×30 .
  • Minuman keras dan ringan. Bermanfaat untuk penghilang warna dan bau pada minuman. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 dan 4×12 .
  • Kimia perminyakan. Bermanfaat penyulingan bahan mentah. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 , 4×12 dan 8×30 .
  • Pembersihan air. Bermanfaat penghilangan rasa, bau dan resin. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran8x16 .
  • Budi daya udang. Bermanfaat pemurnian, penghilangan Ammonia, nitrit, penol dan logam berat. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 dan 4×12 .
  • Industri gula. Bermanfaat penghilangan zat-zat warna dan menyerap proses penyaringan menjadi lebih sempurna. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 dan 4×12 .
  • Pelarut yang digunakan kembali. Bermanfaat penarikan kembali berbagai pelarut. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 , 4×12 dan 8×30 .
  • Pemurnian gas. Bermanfaat untuk menghilangkan sulfur, gas beracun dan bau busuk asap. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 dan 4×12 .
  • Katalisator. Bermanfaat reaksi katalisator pengangkut vinil khlorida dan vinil asetat. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 4×8 dan 4×30 .
  • Pengolahan pupuk. Bermanfaat pemurnian dan penghilangan bau. Jenis/mesh yang dipakai dengan ukuran 8×30 .(Karbon Aktif)
Read More

Bentuk Karbon Aktif

Bentuk Karbon Aktif - Ada 3 (tiga jenis) bentuk karbon aktif yang terbuat dari tempurung kelapa yang banyak dipasaran yaitu:



Bentuk Karbon Aktif 
Karbon aktif  bentuk Serbuk. Karbon aktif berbentuk serbuk dengan ukuran lebih kecil dari 0,18 mm. Terutama digunakan dalam aplikasi fasa cair dan gas. Digunakan pada industri pengolahan air minum, industry farmasi, terutama untuk pemurnian monosodium glutamate, bahan tambahan makanan, penghilang warna asam furan, pengolahn pemurnian jus buah, penghalus gula, pemurnian asam sitrtat, asam tartarikk, pemurnian glukosa dan pengolahan zat pewarna kadar tinggi.

Karbon aktif  Bentuk Granular. Karbon aktif bentuk granular/tidak beraturan dengan ukuran 0,2 -5 mm. Jenis ini umumnya digunakan dalam aplikasi fasa cair dan gas. Beberapa aplikasi dari jenis ini digunakan untuk: pemurnian emas, pengolahan air, air limbah dan air tanah, pemurni pelarut dan penghilang bau busuk.

Karbon Aktif Bentuk Pellet. Karbon aktif berbentuk pellet dengan diameter 0,8-5 mm. Kegunaaan utamanya adalah untuk aplikasi fasa gas karena mempunyai tekanan rendah, kekuatan mekanik tinggi dan kadar abu rendah.Digunakan untuk pemurnian udara, control emisi, tromol otomotif, penghilangbau kotoran dan pengontrol emisi pada gas buang.(Karbon Aktif)
Read More

Cara Membuat Karbon Aktif

Cara Membuat Karbon Aktif - Untuk membuat Karbon Aktif, setidaknya minimal dilakukan dengan 2 cara, antara lain:

  1. Karbonisasi atau pembuatan arang dari batok kelapa tua
  2. Aktivasi arang batok

Untuk membuat arang dari batok kelapa perlu memenuhi syarat antara lain; tempurung dari kelapa tua, kayunya keras, dan berkadar air rendah. Syarat ini akan memudahkan proses pengarangan, pematangannya akan berlangsung baik dan merata.




Kedua, untuk aktivasi Karbon Aktif, prinsip dasarnya adalah distilasi kering atau pirolisis yaitu pembakaran tanpa menggunakan udara atau oksigen dengan suhu tinggi.

Cara Membuat Karbon Aktif
Berikut cara kerja pembuatan Karbon Aktif:
1. Karbonisasi atau pembuatan arang

  • Untuk membuat arang ada beberapa cara, yang pertama cukup dimasukkan ke dalam drum minyak, kemudian tempurung dibakar saat awal saja, kemudian setelah menyala ditutup. Harap ingat, drum harus dikasih lubang udara sedikit.
  • untuk melihat apakah arang sudah jadi atau belum, bisa dilihat dari indikasi asap yang keluar. Cirinya adalah sebagai berikut:
  • Jika asap tebal dan putih, berarti batok sedang mengering, jika asap tebal dan kuning, berarti sedang terjadi pengkarbonan, Pada fase ini sebaiknya tungku ditutup dengan maksud agar oksigen pada ruang pengarangan serendah-rendahnya sehingga diperoleh hasil arang yang baik. Untuk pengaturan udara di dalam tungku bisa diatur dengan membuka tutup lubang udara.
  • Kemudian jika asap semakin menipis dan berwarna biru, berarti pengarangan hampir selesai, tunggu sampai arang menjadi dingin. Setelah dingin arang bisa di bongkar.

2. Aktivasi Karbon Aktif

  • Arang dimasukkan ke dalam tangki aktivasi (pirolisis) dan ditutup rapat
  • pastikan sambungan pipa pendingin, dan termocouple untuk pengamatan temperatur berfungsi sebagaimana mestinya
  • alirkan air pendingin ke dalam pipa pendingin, kemudian kompor tungku pirolisis mulai dinyalakan. Kompor bisa menggunakan bahan bakar minyak tanah atau solar, pengaturan api bisa diatur menggunakan kompresor.
  • Lakukan pengamatan terhadap kerja dari tungku aktivasi dengan mengamati kenaikan temperatur. Temperatur selama proses sekitar 600°C apabila temperatur telah mencapai 600°C dan terlihat pada ujung pendingin tidak adanya tar (cairan berwarna coklat) yang keluar, ditandai dengan adanya gelembung air, maka pembakaran dipertahankan selama 3 jam. Setelah waktu tersebut proses telah selesai.
  • Kemudian api dimatikan, dan tungku aktivasi dibiarkan sampai dingin, setelah itu bisa dibuka dan dikeluarkan untuk dilakukan penggilingan sesuai mesh yang diinginkan. Karbon Aktif siap dikemas dan diual.


Oke Pembaca sekalian, sekarang sudah tahu cara membuat Karbon Aktif.
(Karbon Aktif)
Read More